Home > Weekly News > Nissan Grand Livina Terus Digempur Toyota Avanza dan Honda Mobilio

Nissan Grand Livina Terus Digempur Toyota Avanza dan Honda Mobilio

gambar nissan grand livina merah

Bukan kali ini saja dan tak hanya terjadi di Indonesia produk-produk Nissan terus digempur produk Toyota dan Honda sebab dibelahan dunia lainnya, Nissan juga mengalami hal serupa karena kendaraan yang diluncurkan pada segmen yang sama diantara ketiga brand yang notabene sama-sama berasal dari negeri sakura. Persaingan seperti ini tentu saja patut ditanggapi dengan bijak karena selaku Agen Tunggal Pemegang Merk yaitu PT Nissan Motor Indonesia juga memahami sebab Toyota melalui setiap dealer atau pusat layanan 3S (Sale, Service, Spare part) tentu mengharapkan untuk mendapatkan angka penjualan yang tinggi bahkan Honda juga demikian sehingga meskipun ada Grand Livina serta Avanza maka mereka juga menghadirkan Mobilio sehingga tingkat persainganpun semakin tinggi bahkan akhir-akhir ini bukan lagi kualitas produk yang dipertaruhkan namun promosi seperti pemberian jumlah cashback atau diskon kepada calon pembeli menjadi faktor utama dalam meningkatkan penjualan.

Guna menghadapi cara bersaing seperti diatas maka NMI akhirnya juga menambah jumlah diskon pada mobil Grand Livina, alhasil penjualanpun terdongkrak kembali setelah lesu selama beberapa bulan terakhir akibat banyaknya produk baru yang berdatangan seperti halnya Suzuki yang juga menghadirkan Ertiga sebagai sebuah kendaraan Low MPV guna menyaingin kendaraan sekelas lainnya yang sudah terlebih dahulu hadir di Indonesia. Lagi-lagi, Nissan Indonesia menghadapinya dengan sabar seperti pada IIMS, APM tetap fokus untuk menghadirkan mobil SUV generasi terbaru yakni Nissan X-Trail dimana kini mobil ini kembali menjadi pusat perhatian konsumen yang sudah jenuh melihat model atau desain CR-V maupun mid-size SUV lainnya yang hadir di Indonesia. X-Trail memang bukanlah pesaing Fortuner sehingga harganyapun sangat berbeda dibandingkan dengan harga mobil SUV Toyota yang menjadi pesaingnya Mitsubishi Pajero Sport.

Kendati pernah populer dikancah otomotif nasional namun patut diakui bahwa telah terjadi penurunan permintaan karena beberapa alasan diantaranya adalah kecenderungan publik di Indonesia dimana mereka akan lebih tertarik untuk memiliki mobil dengan model terbaru dibandingkan sebuah kendaraan yang sudah menjadi solusi berkendara bagi keluarga Indonesia seperti Livina yang sebelumnya sangat populer bahkan telah meraih beberapa penghargaan bergengsi ditanah air mengikuti jejak mobil Juke yang populer dikategori kendaraan sub-compact crossover tentunya. NMI memang sangat memahami hal itu maka mau tak mau agar tetap bersaing maka mereka terus mencoba menggoda konsumen di Indonesia dengan menaikkan jumlah cashback agar ketika calon pembeli meninginkan sebuah kendaraan yang dapat menampung hingga 7 penumpang didalamnya maka Grand Livina dapat menjadi opsi bahkan dapat melakukan SPK (Istilah pemesanan kendaraan dikalangan marketing otomotif).

Grand Livina Akan Terus Menjadi Andalan Nissan Pada Kategori Low MPV

Hadirnya Datsun Go yang memang desainnya sangat mirip dengan Nissan Grand Livina telah membuat jajaran manajemen di NMI bisa bernapas lega sebab penjualan Datsun di Indonesia sendiri dibawah control NMI sehingga meskipun jumlah permintaan terhadap Grand Livina sedikit menurun namun mereka masih memiliki Datsun yang memang sudah memiliki nama besar didalam dunia otomotif. Langkah untuk kembali menghidupkan brand Datsun dianggap merupakan sebuah strategi yang cukup brilian sebab kini hampir semua brand rata-rata enggan menghadirkan sesuatu yang berbeda namun selalu menyajikan produk serupa namun brand berbeda seperti Low MPV tadi. Untuk itu walaupun digempur beberapa produk serupa bahkan dari negara yang sama namun Nissan Indonesia tetap berpegang teguh pada prinsipnya bahwa walaupun produk serupa namun setiap brand tentu memiliki segmen yang berbeda dan ini yang membuat setiap brand atau merek selalu memiliki konsumennya tersendiri.

Kini Grand Livina LMPV masih memilki kans tersendiri untuk kembali berada pada 3 (tiga) besar kendaraan keluarga terlaris di Indonesia seperti beberapa tahun silam namun pabrikan juga dituntut untuk melakukan pembenahan terutama pada desain eksterior Grand Livina itu sendiri sehingga akan terlihat lebih segar dari versi-versi atau generasi sebelumnya. Nissan memang dikenal sebagai salah satu merek otomotif yang memiliki karakteristik tersendiri dalam menghadirkan produk-produknya, sebut saja mobil Leaf yang memang sangat populer di Amerika Serikat karena Nissan menghadirkan versi Hybrid dimana mobil bermesin hybrid kini sudah mulai banyak dilirik meskipun teknologinya terbilang cukup mahal sehingga hingga kini NMI sendiri belum berani untuk memasarkannya didalam negeri. Bagi publik di negeri paman sam, mobil hybrid kini sudah mulai menjadi sebuah keharusan mengingat meningkatnya harga BBM (Bahan Bakar Mesin) dan juga kendaraan hybrid lebih ramah lingkungan karena adanya kombinasi antara bahan bakar bensin dan listrik tentunya.

Untuk menjadi produk unggulan tentu yang dibutukan adalah kualitas dari produk itu sendiri serta penyegaran-penyegaran pada desain eksterior serta interior seperti yang dilakukan pada mobil X-Trail sehingga konsumenpun tertarik untuk memilikinya apalagi konsumen di Indonesia dikenal sangat selektif dalam memiliki produk dan bagi mereka jika produk tersebut sudah sering dilihat namun tak ada perubahan berarti maka mereka akan berpindah serta memilih produk lain yang dianggap baru bahkan orang lain belum memilikinya. Sedangkan unggulnya penjualan Toyota Avanza meskipun modelnya masih sama seperi generasi-generasi sebelumnya tentu terletak pada luasnya jaringan pemasaran dimana pusat layanan 3S Toyota sendiri bisa dijumpai hingga di pulau paling Timur wilayah Indonesia. Brand lain seperti Honda juga sudah mulai melakukan ekspansi dimana akhir-akhir ini mereka sangat giat untuk membangun dealer baru dengan maksud agar konsumen setempat akan lebih mudah melakukan servis maupun mendapatkan suku cadang tanpa perlu harus memikirkan biaya pengiriman dari dealer yang bukan berada didaerahnya. Langkah Toyota dan Honda memang perlu diikuti oleh Nissan karena walaupun kini sudah banyak dijumpai dealer-dealer dikota-kota besar lainnya namun jumlahnya masih lebih sedikiti jika dibandingkan dengan dealer Toyota maupun Honda.

Produk Nissan juga sebenarnya tak kalah gengsi dengan produk dari Toyota maupun Honda karena sama-sama berasal dari Jepang dan Nissan sendiri sangat sukses di benua Amerika. Untuk itu kita perlu besabar agar dikemudian hari pabrikan segera melakukan penyegaran atau perubahan khususnya pada desain dari Nissan Grand Livina itu sendiri sehingga konsumenpun akan kembali mempercayakan mobil 7 penumpang ini sebagai alat transportasi dalam menunjang aktivitasnya masing-masing. Perkembangan industri serta bisnis otomotif di Indonesia memang terus mengalami grafik naik yang disebabkan oleh meningkatnya pendapatan perkapita masyarakatnya dan ini akan menjadi sebuah peluang bagi pabrikan agar produk-produk yang mereka tawarkan ke konsumen sudah mulai ditingkatkan terutaman pada segi kualitasnya sehingga nantinya akan menjadi sebuah produk yang banyak dibeli seperti ketika Grand Livina hadir pertama kali di Indonesia. Namun yang menjadi catatan penting disini bahwa Grand Livina bukan kalah kualitas dari Toyota Avanza dan Honda Mobilio namun lebih kepada mode karena Mobilio sendiri adalah pendatang baru dimana segenap publik ditanah air ingin mencoba dan bahkan memilikinya.

  1. No comments yet.
  1. March 22, 2015 at 4:56 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: